4 Sertifikat Green Building di Indonesia yang Wajib Kamu Tahu

Sertifikat green building – Pernah nggak sih kalian mendengar istilah “sertifikat green building” dan penasaran apa sih sebenarnya itu?
Kalau iya, kamu nggak sendirian!
Banyak orang yang masih bingung tentang apa itu sertifikat green building dan kenapa itu bisa jadi hal yang super penting untuk lingkungan kita.
Nah, kali ini kita bakal bahas tuntas tentang sertifikat green building di Indonesia dan kenapa sertifikat ini penting banget untuk lingkungan kita.
Yuk, simak!
Apa Itu Sertifikat Green Building?
Jadi gini, green building atau gedung hijau itu bukan cuma soal catnya yang hijau atau taman di atapnya.
Ini lebih ke prinsip desain dan konstruksi yang berfokus pada efisiensi energi, penggunaan material yang ramah lingkungan, dan pengurangan limbah.
Misalnya, gedung hijau bisa mengurangi konsumsi energi, memanfaatkan sumber energi terbarukan, dan mengelola air dengan lebih efisien.
Kalau mimin pribadi sih, ngerasa keren banget kalau ada gedung-gedung yang udah dapet sertifikat ini.
Kenapa? Karena ini berarti kita semakin peduli sama bumi kita, lho!
Bayangkan kalau semua gedung di Indonesia mulai pakai prinsip green building, pasti dampaknya positif banget buat lingkungan kita.
Sertifikasi Green Building di Indonesia
Di Indonesia, ada beberapa sertifikasi green building yang bisa dipilih.
Menurut Ketua Umum International Society of Sustainability Professionals Indonesia, Satrio Dwi Prakoso, saat ini ada empat sertifikasi green building yang cukup dikenal di tanah air.
Berikut ini penjelasannya:
1. Greenship
Pasti udah gak asing lagi dengan yang satu ini, ya.
Greenship adalah sertifikasi lokal dari Green Building Council Indonesia (GBCI).
Ini tuh salah satu sertifikasi yang paling banyak dipakai di Indonesia.
Berdasarkan data tahun 2022, sudah ada 105 gedung di Indonesia yang mengantongi sertifikat Greenship.
Keren, kan? Jadi, kalau kamu sering lihat gedung-gedung yang super hijau dan ramah lingkungan, bisa jadi mereka udah dapet sertifikat ini!
2. EDGE
Kalau kamu mencari sertifikasi yang prosesnya lebih simpel, EDGE bisa jadi pilihan yang tepat.
EDGE ini dirilis oleh International Finance Corporation (IFC) dan sering dipakai di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.
Kenapa EDGE jadi populer? Soalnya, prosesnya lebih gampang dibandingkan sertifikasi lainnya.
Jadi, banyak gedung baru di Indonesia yang memilih EDGE supaya bisa langsung menunjukkan komitmen mereka terhadap efisiensi dan keberlanjutan.
3. LEED
Sertifikasi ini pastinya udah gak asing lagi buat kamu yang sering lihat gedung-gedung dari perusahaan internasional.
LEED (Leadership in Energy and Environmental Design) dikeluarkan oleh United States Green Building Council.
Biasanya, sertifikasi ini dimiliki oleh gedung-gedung yang dikelola oleh perusahaan-perusahaan Amerika atau kantor yang menyewa adalah perusahaan dari Amerika.
Jadi, kalau kamu sering lihat gedung yang dikelola oleh perusahaan internasional, ada kemungkinan mereka udah mengantongi sertifikat LEED.
4. Green Mark
Green Mark adalah sertifikasi yang dikeluarkan oleh Building and Construction Authority (BCA) of Singapore.
Walaupun ini adalah sertifikasi dari Singapura, tapi cukup banyak dipakai juga di Indonesia.
Kenapa? Karena beberapa perusahaan di Indonesia terdaftar di pasar modal Singapura, jadi sertifikat ini juga relevan di sini.
Jadi, gak heran kalau kamu melihat beberapa gedung di Indonesia yang juga punya sertifikat Green Mark.
Kenapa Sertifikat Green Building Itu Penting?
Nah, kenapa sih sertifikat ini penting banget?
Dengan memiliki sertifikat green building, gedung-gedung di Indonesia menunjukkan komitmen mereka terhadap lingkungan.
Sertifikat ini membantu mengurangi konsumsi energi, mengelola air dengan lebih baik, dan menggunakan material yang lebih ramah lingkungan.
Kalau kita bisa mendukung pembangunan gedung-gedung seperti ini, tentu akan ada dampak positif bagi bumi kita, bukan?
Penutup
Gimana, sudah mulai paham tentang sertifikat green building di Indonesia?
Semoga informasi sertifikat green building di Indoneia ini bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan kamu.
Yuk, mari kita dukung lebih banyak gedung-gedung yang ramah lingkungan dengan sertifikat green building!
Kalau ada pertanyaan atau pengalaman pribadi tentang green building, share di kolom komentar ya.
Sampai jumpa di artikel berikutnya!