Konstruksi

Apa Itu Kisdam dan Kegunaannya? Yuk, Kenali Lebih Dekat!

Apa Itu Kisdam dan Kegunaannya? – Pernah dengar tentang kisdam? Kalau belum, yuk, simak penjelasan ini! Apa itu kisdam dan kegunaannya dalam pembangunan konstruksi, terutama di sekitar kawasan bendungan, pasti menarik banget untuk kamu ketahui, apalagi kalau kamu sedang berkecimpung dalam dunia konstruksi atau perencanaan drainase. Kisdam itu punya peran penting loh, untuk mencegah air masuk ke dalam galian, yang pastinya nggak bisa sembarangan.

Buat kamu yang penasaran atau berencana bikin kisdam, ada beberapa hal yang harus dipahami sebelum mulai, seperti definisi, bahan material, dan bahkan pemakaian alat beratnya. Semua itu bakal kita bahas tuntas di sini, jadi jangan sampai kelewatan ya!

Kalau kamu tertarik untuk tahu lebih dalam tentang kisdam dan bagaimana cara mengaplikasikannya dengan benar, terus baca artikel ini sampai habis, karena semua yang perlu kamu tahu sudah kami rangkum secara lengkap dan mudah dipahami.

Apa Itu Kisdam?

Kisdam adalah sebuah struktur atau bendungan sementara yang dibangun untuk menahan aliran air, biasanya di area yang sedang dilakukan pengerjaan pembangunan. Fungsinya adalah untuk mengalihkan atau menahan air yang berasal dari aliran sungai atau sumber air lainnya agar tidak masuk ke dalam area galian yang sedang dibangun. Jadi, bisa dibilang kisdam ini seperti penjaga yang melindungi area pembangunan dari gangguan aliran air yang bisa merusak proses pengerjaan.

Proses pembuatan kisdam ini memang harus hati-hati dan dirancang dengan cermat. Kalau kamu berpikir kisdam itu semacam tembok besar yang kokoh, sebenarnya kisdam ini lebih bersifat sementara. Jadi, hanya digunakan pada masa-masa tertentu selama pembangunan berlangsung.

Kegunaan Kisdam

Sekarang, apa sih sebenarnya kegunaan kisdam dalam dunia konstruksi? Secara umum, kisdam digunakan untuk beberapa hal berikut:

  1. Menahan Aliran Air
    Kegunaan utama dari kisdam adalah menahan aliran air agar tidak masuk ke dalam galian atau lokasi pembangunan. Misalnya, kalau kamu sedang membangun sebuah bendungan atau proyek di daerah yang banyak aliran air, kisdam akan membantu mencegah air tersebut mengganggu pekerjaan yang sedang berjalan.
  2. Memudahkan Proses Pengeringan
    Setelah kisdam dibangun dan air berhasil ditahan, langkah selanjutnya adalah mengeringkan area tersebut. Pengeringan ini sering dilakukan dengan menggunakan pompanisasi, yang merupakan proses mengeluarkan air dari lokasi tersebut supaya galian atau pondasi bisa kering dan siap untuk pembangunan lebih lanjut.
  3. Pengamanan pada Musim Hujan
    Kisdam sering digunakan pada musim hujan untuk mencegah air hujan atau banjir merusak area proyek. Jadi, kisdam bukan hanya digunakan untuk mengatasi air sungai, tetapi juga untuk menjaga agar air hujan tidak masuk dan mengganggu kelancaran pembangunan.
  4. Mencegah Erosi Tanah
    Dalam beberapa proyek, kisdam juga bisa berfungsi untuk mencegah terjadinya erosi tanah. Air yang masuk ke dalam area proyek bisa menyebabkan tanah menjadi erosi dan mengganggu kestabilan tanah. Dengan adanya kisdam, proses ini bisa dicegah.

Bahan untuk Membentuk Kisdam

Pembuatan kisdam bukanlah hal yang bisa dilakukan sembarangan. Dibutuhkan bahan-bahan tertentu agar kisdam bisa berfungsi dengan maksimal. Berikut ini adalah bahan-bahan yang biasa digunakan dalam pembuatan kisdam:

  1. Balok Kayu
    Untuk membuat kisdam, biasanya digunakan balok kayu dengan kualitas yang baik, seperti balok kayu kelas satu dengan ukuran 10 cm x 10 cm. Kayu bulat dengan diameter minimal 10 cm juga sering dipakai. Kayu ini akan disusun untuk membentuk struktur kisdam yang kokoh.
  2. Anyaman Bambu
    Salah satu bahan lainnya yang bisa digunakan adalah anyaman bambu. Bambu digunakan karena selain ringan, juga mudah didapatkan. Selain bambu, papan kayu kelas satu dan plat besi dengan ketebalan tertentu juga bisa digunakan sebagai bahan utama.
  3. Paku dan Baut
    Paku dengan ukuran minimal 10 cm atau baut mur dengan diameter 10 mm juga digunakan untuk menyatukan bahan-bahan tersebut. Penggunaan paku atau baut ini sangat penting untuk memastikan bahwa struktur kisdam tetap kokoh dan tidak mudah roboh saat dipenuhi air.
  4. Karung
    Karung plastik juga digunakan dalam pembuatan kisdam, terutama untuk menahan air atau untuk mengisi dengan bahan lainnya seperti tanah liat. Karung ini nantinya akan diisi dengan bahan penghalang air, kemudian dipasang untuk memperkuat struktur kisdam.
  5. Pasir Urug dan Tanah Liat
    Pasir urug dan tanah liat digunakan untuk menahan aliran air dari luar agar tidak masuk ke dalam area proyek. Pasir urug ini akan ditempatkan pada bagian-bagian yang perlu diperkuat agar air tidak bisa menembus struktur kisdam.

Proses Pengaplikasian Kisdam

Pembuatan kisdam ini biasanya dilakukan secara manual, terutama di lokasi-lokasi yang tidak bisa dijangkau oleh alat berat. Bahan-bahan seperti bambu, terpal, karung plastik yang diisi dengan tanah liat, dan pancang bambu akan digunakan untuk membentuk bendungan sementara ini.

Setelah kisdam dibangun, langkah selanjutnya adalah melakukan dewatering, yaitu proses pengeringan area sekitar kisdam menggunakan pompanisasi. Proses ini penting untuk memastikan bahwa air yang ada di sekitar area pembangunan dapat dikeluarkan dengan efektif.

Metode kerja kisdam dan dewatering biasanya melibatkan penggunaan steel sheet pile, yaitu plat baja yang dipasang secara sementara untuk menutup area proyek. Jumbo bag yang diisi dengan tanah juga sering digunakan untuk menambah daya tahan kisdam. Ketika semua celah sudah tertutup, maka proses pengeringan bisa dilakukan dengan lebih maksimal.

Alat Berat yang Dibutuhkan untuk Pembuatan Kisdam

Nah, untuk membuat kisdam ini, ada beberapa alat berat yang biasanya digunakan, terutama jika proyeknya besar dan memerlukan efisiensi. Beberapa alat berat yang dibutuhkan antara lain:

  1. Excavator
    Excavator digunakan untuk menggali tanah atau memindahkan bahan material dalam jumlah besar. Dalam pembuatan kisdam, excavator sangat berguna untuk menggali dan mempersiapkan area yang akan dibangun kisdam.
  2. Motor Grader
    Alat ini digunakan untuk meratakan permukaan tanah agar lebih rata dan siap untuk dibangun kisdam. Selain itu, motor grader juga bisa digunakan untuk mengatur kemiringan tanggul atau pengurugan tanah.
  3. Wheel Tractor Scraper
    Alat berat ini berfungsi untuk memindahkan bahan material, seperti tanah atau pasir, ke lokasi yang sudah ditentukan. Alat ini juga digunakan untuk menyebarkan dan membuang bahan material yang tidak diperlukan.

Jadi, kisdam adalah sebuah struktur sementara yang sangat penting dalam dunia konstruksi, terutama dalam proyek-proyek yang melibatkan aliran air. Dengan fungsi utamanya untuk menahan air agar tidak mengganggu proses pembangunan, kisdam membantu kelancaran pekerjaan dan mencegah kerusakan yang bisa ditimbulkan oleh air. Pembuatan kisdam sendiri memerlukan bahan-bahan khusus, seperti kayu, bambu, dan tanah liat, serta alat berat yang efisien untuk mempercepat proses.

Penutup

Nah, sekarang kamu udah tahu kan apa itu Kisdam dan kegunaannya dalam pembangunan konstruksi, terutama buat saluran drainase di sekitar bendungan? Kalau kamu lagi merencanakan proyek serupa, jangan ragu buat pelajari lebih lanjut soal bahan material dan alat berat yang dibutuhkan.

Siapa tahu, informasi ini bisa jadi langkah awal buat sukseskan proyek kamu. Kalau ada pengalaman atau pertanyaan seputar Kisdam, yuk, share di kolom komentar! Semoga ulasan ini membantu, dan jangan lupa terus eksplorasi topik-topik menarik lainnya! – Oruma.id

Oruma Indonesia

Hai semuanya! Nama aku Olivia, dan aku adalah penulis konten di sini. Saya senang banget bisa berbagi informasi seru dan bermanfaat dengan kalian semua. Kalau kalian pernah bingung nyari informasi seputar kontraktor & interior, udah tepat banget ada disini.
Back to top button
-->